Kamis, 15 Desember 2011

Pengertian Laut dan Jenis-jenisnya

          

LAUT adalah kumpulan air asin (dalam jumlah yang banyak dan luas) yang menggenangi dan membagi daratan atas BENUA atau pulau-pulau. 

Ada juga yang berpendapat laut adalah sekumpulan air yang sangat luas di permukaan BUMI yang memisahkan atau menghubungkan suatu benua atau pulau dengan benua atau pulau lainnya. 

Susunan Kimiawi Air laut
Selain air murni (H2O), air laut mengandung garam. Karena itu, rasanya menjadi asin. Rata-rata air laut mengandung 3,5% garam. Artinya, dalam setiap 1 kg air laut terkandung garam 35 gram.
Zat-zat yang ada dalam garam air laut adalah sebagai berikut.
  • NaCI (77,75%);
  • K2So4 (2,46%);
  • MgCI2 (10,78%);
  • MgBr2 (0,21%);
  • MgSo4 (4,73%);
  • CaSo4 (3,69%);
  • CaCo3 dan garam-garaman lain (0,34%).
Perbedaan Laut dan Samudra
Pengertian laut berbeda dengan samudra  Definisi samudra adalah bentangan air asin yang menutupi cekungan yang sangat luas. Laut merupakan bagian dari samudra. Dengan demikian, setiap samudra adalah laut, tetapi tidak semua laut adalah samudra.
Laut dan samudra dapat dibedakan berdasarkan luasnya. Samudra adalah laut yang sangat luas, sehingga disebut juga lautan.

Di dunia terdapat empat samudra, yaitu Samudra Pasifik, Samudra Atlantik, Samudra Hindia, dan Samudra Arktik. Di antara keempat samudra tersebut, Samudra Pasifik adalah yang terluas.

Luas Laut dan Samudra
Bumi yang kita huni dipenuhi air. Sekitar 79,8% dari permukaan bumi yang luasnya 510 juta kilometer persegi merupakan wilayah laut dan samudra. Luas keseluruhan laut dan samudra kurang lebih 361 juta kilometer persegi.

Jenis Laut
Menurut cara terjadinya, ada tiga jenis laut, yaitu sebagai berikut.
  • Laut ingresi, yaitu laut yang terjadi karena adanya penurunan dasar laut dengan kedalaman lebih dari 200 meter.
  • Laut transgresi (laut yang meluas), yaitu laut yang terjadi karena adanya peninggian permukaan air laut dengan kedalaman kurang dari 200 meter.
  • Laut regresi (laut yang menyempit), yaitu penyempitan laut yang terjadi karena adanya pengendapan oleh batuan (pasir, lumpur, dan lain-lain) yang dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di laut tersebut.
Adapun menurut letaknya, laut dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
  • Laut tepi adalah laut yang berada di tepi benua.
  • Laut pedalaman adalah laut yang yang hampir seluruhnya dikelilingi oleh daratan benua .
  • Laut pertengahan adalah laut yang berada di antara benua-benua.
Kedalaman Laut
Kedalaman dasar laut tidak sama. Tingkat-tingkat kedalaman dasar laut dibedakan ke dalam bagian-bagian wilayah (zona) berikut.   
  • Zona litoral atau pesisir, yaitu daerah pantai yang terletak di antara garis pasang naik dan pasang surut.
  • Zona neritik (laut dangkal), yaitu dari batas garis pasang surut sampai kedalaman 150 meter.
  • Zona batial (wilayah laut dalam), yaitu wilayah laut yang memiliki kedalaman antara 150 meter dan 1.800 meter.
  • Zona abisal (wilayah laut sangat dalam), yaitu wilayah laut yang memiliki kedalaman antara 1.800 meter dan 5.000 meter.
  • Zona hadal (wilayah laut paling dalam), yaitu wilayah laut yang kedalamannya lebih dari 5.000 meter.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger